Kebetulan aku memilih hari Selasa, bukan Senin, untuk ke Medan.
Kebetulan tiket pesawat pagi habis, yang siang mahal, dan hanya ada sore ke malam.
Kebetulan aku memasukkan koperku ke bagasi, walaupun beratnya hanya 6 kg, sehingga cukup lama aku harus menunggu bagasi keluar.
Kebetulan teman kerja yang akan menjemputku masih harus menemani tamu makan malam sehingga datang terlambat.
Kebetulan Solaria masih buka, dan tepat setelah aku makan malam di situ, tutup jam 10 malam.
Kebetulan masih juga belum dijemput, aku pindah untuk duduk di kursi depan AW.
Kebetulan Mas Adrian, senior sekaligus teman satu kamarku di Mess Berau, baru kembali dari dinas, harus menginap semalam di hotel bandara Medan, dan dengan jadwal pesawat malam, baru selesai makan, melihatku hendak duduk tak jauh darinya, akhirnya memanggilku, setelah lebih dari tiga tahun kami tidak bertemu.
Kebetulan.
Terlalu banyak kebetulan dalam hidup ini.


